Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Investasi Jangka Pendek Apa Saja Kiat-Kiatnya

 

Investasi Jangka Pendek Apa Saja Kiat-Kiatnya


Ada yang masih bingung nggak sih uangnya untuk dialokasikan untuk apa? Kadang jika kita tidak ingin mengambil resiko besar, maka lebih baik menabung di bank. Tetapi ternyata di negara lain orang-orang atau masyarakatnya tidak tertarik menabung di bank. Daripada disimpan lebih baik mereka mengambil resiko untuk menginvestasikan dananya. Sebelum terjun ke investasi jangka pendek kita perlu tahu resiko apa yang akan kita hadapi.

Ada aturan aturan yang berlaku di investasi juga macam-macam investasi. Banyak sekali pilihan investasi di masa pandemi. Semakin canggihnya teknologi juga mendorong digitalisasi ekonomi sehingga investasi menjadi lebih mudah diakses. Hanya bermodalkan Rp 10rb kita sudah dapat membeli akun reksadana. Bukankah perkembangan ekonomi menjadi lebih cepat.

Maka kita tidak boleh tertinggal, perkembangan ekonomi sejalan dengan perkembangan teknologi. Jika tidak menyesuaikan maka akan tertinggal. Tidak perlu menunggu siap hanya perlu menunggu siapa yang cepat. Setelah pembahasan di atas berikut ini akan kita bahas tentang macam-macam investasi. Pembahasan yang lainnya juga akan membuat kita bertanya-tanya, kapan sebaiknya waktu memulai investasi.Serta apa saja kelebihan dan kekurangan investasi jangka pendek.

Macam-macam investasi

Bagi sebagian pembaca sudah pernah mendengar investasi. Dengan membeli sejumlah saham perusahaan maka kegiatan tersebut dilakukan investasi. Atau ketika membeli beberapa properti yang dapat diinvestasikan untuk jangka panjang. Perkembangan yang lebih baru adalah keberadaan Reksadana dalam pasar modal. Reksadana tidak hanya untuk kelas menengah atas nama kelas menengah bawah dapat menikmatinya.

Maka inilah beberapa macam-macam investasi jangka pendek yang dapat kita lakukan. Pertama investasi deposito bank. Investasi deposito bank juga dapat menjadi investasi jangka pendek Karena hanya memiliki jangka waktu yang telah ditentukan oleh pihak bank. Jika kita hanya menabung uang di bank maka uang tersebut akan terjadi inflasi dan tidak dapat berkembang. Namun jika kita menjadikan uang tersebut deposito Bank maka dapat berkembang sesuai dengan suku bunga yang ditawarkan.

Yang kedua adalah investasi emas dan saham. Kedua investasi ini dapat dilakukan kapanpun. Dalam penjualan investasi emas dan saham tidaklah sulit karena biasanya uang akan mengikuti pergerakan emas dan saham. Investasi yang ketiga adalah investasi reksadana. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas investasi reksadana adalah investasi yang paling mudah.Investasi ini dapat dilakukan oleh kelas menengah ke bawah.

Waktu untuk memulai 

Untuk melakukan investasi jangka pendek harus memiliki tujuan yang jelas. Memulai investasi tanpa ada perencanaan yang matang juga akan mengakibatkan resiko. Oleh karena itu ketika kita siap untuk memulainya kita harus siap menghadapi resiko nya. Tentu saja resiko yang akan dialami bisa saja menghabiskan uang dan tidak kembali. Oleh karena itu oleh karena itu kita harus mempersiapkan dan lebih mencari tahu investasi apa yang akan kita alokasikan.

Selain itu untuk melakukan investasi kita tidak boleh melakukan investasi dalam satu tempat saja. Karena jika kita melakukan investasi dalam satu tempat resikonya akan menjadi lebih besar lagi. Jadi sebelum kita melakukan investasi kita perlu melakukan diversifikasi. Hal itu bertujuan untuk mengurangi resiko yang akan terjadi. Jika kalian sudah siap melakukannya maka saat itulah waktu yang tepat untuk berinvestasi.

Keuntungan investasi jangka pendek

Investasi jangka pendek dapat dengan mudah kita temui maupun oleh investor karena bisa mendapatkan sejumlah keuntungan. Apalagi investasi ini juga cocok untuk kamu yang dalam membangun usaha atau bisnis kecil karena keuntungan investasi ini dapat menambah kestabilan bisnismu. Apa saja keuntungan dari investasi berjangka pendek ini ?

1. Pencairan Dana Lebih Mudah

Satu satu hal yang paling disukai investor adalah pencairan dana yang lebih mudah mencairkannya. Dibandingkan dengan investasi jangka panjang yang akan membuat dana yang anda miliki dalam waktu lama, investasi jangka pendek ini memberikanmu keuntungan yang lebih cepat walaupun baru sebentar saja bergabung. Dengan begitu, modal yang kamu investasikan bisa diambil dalam waktu yang sebentar sesuai dengan jenis investasiyang kamu pilih. Misalnya, anda membeli sejumlah saham perusahaan dengan tenggat waktu antara 5 dan 20 tahun, maka dibutuhkan waktu yang  lama untuk dapat menikmati keuntungan dari investasi tersebut. Hal ini tentu berbeda dengan keuntungan deposito yang bisa anda padatkan dalam waktu singkat minimal 3 bulan saja. 

2. Return yang dalam waktu singkat

Hal yang paling diunggulkan dari investasi jenis ini ialah pengembalian keuntungan lebih cepat. Sehingga banyak investor yang lebih memilih investasi ini karena cepat dalam perputaran uang dan keuntungan lebih cepat diperoleh. Setelah itu investor dapat menginvestasikan kembali ke investasi ini lagi atau melalui trading di pasar uang, dan sebagainya.

3. Dapat Memenuhi Kebutuhan Dana Mendesak

Dengan sifat yang relatif mudah dan cepat, investasi jangka pendek ini cocok untuk anda yang mempunyai gaji masih belum cukup untuk berinvestasi secara rutin. Sebab masih ada kebutuhan jangka pendek dan dana bulanan harus dipenuhi. Apalagi jika kamu belum bisa rutin memisahkan dana darurat dari gaji bulanan yang masih relatif kecil. 

4. Risiko Cenderung Rendah

Walau memang dikenal memiliki risiko yang rendah, semua investasi jangka pendek tetap memiliki risiko. Hal ini dikarenakan tingkat fluktuasinya yang tinggi dan investor lebih memilih investasi jangka panjang agar meminimalisir risiko tersebut.

5. Mampu Mencukupi Kebutuhan Harian

Selain bisa dijadikan dana darurat, investasi jangka pendek juga bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana bulanan yang kita butuhkan dalam bekeluarga. Apabila kondisi ekonomimu belum stabil terutama untuk memenuhi kebutuhan harian, investasi ini cocok untuk anda.

Resiko Investasi Jangka Pendek

Walaupun berisiko rendah dan hanya berjangka waktu pendek, investasi ini tetap saja mepunyai resiko. Apalagi jika kamu anda tidak memiliki pengetahuan yang cukup dan tidak banyak waktu untuk memantau nilai investasi tersebut. Kedua hal tersebut dibutuhkan waktu dan tempat yang tepat untuk memantau investasi yang anda pilih. 

1. Efek compounding Tidak Signifikan

Banyak investor yang  memilih investasi jangka panjang dikarenakan memiliki manfaat efek compounding yang lebih banyak dalam mendongkrak nilai dananya dalam waktu yang lama. Efek compounding adalah bunga yang belipat - lipat, merupakan hal yang sangat umum terjadi di dunia investasi, maka sebaliknya dengan investasi jangka pendek.

2. Keuntungan Cenderung rendah

disebabkan digunakan dalam kurun waktu yang singkat dan bahkan bisa dimulai dengan modal kecil, keuntungan yang didapat dari investasi jangka pendek ini cenderung kecil juga. Oleh karena itu, jika anda mengejar keuntungan yang besar sebaiknya tidak memilih investasi jenis ini. Tapi jika memang kondisinya lebih cocok dalam investasi jangka pendek, maka sebaiknya resiko ini memang harus anda terima.

3. Rentan Terhadap Inflasi

Dengan fluktuasi yang turun naik, investasi jangka pendek memiliki kekurangan, yaitu rentan terhadap inflasi. Hal ini diakibatkan nilai yang tidak dapat bersaing dengan tingkat inflasi tahunan. Tentunya dengan kekurangan ini sangat berpengaruh pada keuntungan yang nantinya anda dapatkan.

Demikian penjelasan tentang investasi jangka pendek yang bisa menjadi pilihanmu untuk berinvestasi di masa kini

Posting Komentar untuk "Investasi Jangka Pendek Apa Saja Kiat-Kiatnya"