Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Aktivitas Belanja Online Makin Meningkat Selama Pandemi COVID-19

 

Aktivitas Belanja Online Makin Meningkat Selama Pandemi COVID-19

Setelah lebih dari satu setengah tahun, pandemi COVID-19 sampai saat ini tidak kunjung berakhir. Berbagai upaya telah dilakukan oleh banyak pihak dalam rangka menurunkan kasus positif di Indonesia dan seluruh dunia, salah satunya vaksinasi. Vaksinasi dilakukan untuk mencapai kekebalan komunal, tetapi membutuhkan waktu yang panjang karena ketersediaan vaksin yang terbatas. Hal itu menyebabkan berbagai aktivitas terpaksa dilakukan dari rumah. Mulai dari bersekolah, bekerja, hingga berbelanja demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Meningkatnya Aktivitas Belanja Online Selama Pandemi

Keberadaan platform belanja online sebenarnya sudah mulai mengurangi aktivitas belanja di toko secara langsung sebelum adanya pandemi. Namun, aktivitas belanja online makin meningkat sejak adanya anjuran di rumah saja oleh pemerintah. Anjuran tersebut tentu bukan tanpa alasan. Hal itu dilakukan untuk mengurangi kontak fisik dan kerumunan yang berisiko menjadi kluster COVID-19.

Di samping adanya anjuran di rumah saja, banyak juga orang yang merasa takut untuk keluar rumah karena risiko terpapar virus yang cukup tinggi. Selain itu, sekarang untuk masuk ke supermarket juga diharuskan memiliki sertifikat vaksin. Hal itu membuat orang-orang lebih memilih berbelanja online karena lebih praktis. Jika biasanya orang membeli kebutuhan sehari-hari di toko, pasar, atau supermarket, kini semuanya bisa dilakukan di rumah saja. Hanya bermodalkan smartphone dan koneksi internet, pemesanan hingga pembayaran dapat dilakukan sembari rebahan di rumah. Saking praktisnya, tak jarang orang-orang membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan. Hal itu juga dipengaruhi oleh adanya promo menarik dari berbagai platform.

Berbagai platform belanja online kini terus berupaya mengembangkan fitur yang dimiliki. Mulai dari produk luar negeri seperti Shopee, hingga karya anak bangsa seperti Tokopedia dan Bukalapak yang terus bersaing memberikan pengalaman berbelanja terbaik kepada penggunanya. Berbagai voucer menarik, diskon pada tanggal-tanggal tertentu, dan berbagai cara lain dilakukan guna menarik minat masyarakat. Terlebih saat ini orang-orang memiliki waktu yang lebih banyak di rumah sehingga makin gampang tergiur dengan promo-promo tersebut.

Makin tingginya aktivitas belanja secara online, artinya juga terjadi peningkatan tingkat perekonomian masyarakat. Sebagian pemilik toko online berhasil meraup keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan sebelum pandemi. Apalagi bagi para pemilik toko yang kreatif dalam memasarkan produknya di berbagai media sosial. Sebaliknya, sebagian pedagang di pasar justru mengalami penurunan omzet karena berkurangnya mobilitas masyarakat.

 

Tips Berbelanja Online Selama Pandemi

            Berbelanja secara online memang menurunkan risiko terpapar virus. Akan tetapi, bukan berarti kamu benar-benar tidak berisiko terhadap paparan virus. Kamu tetap berisiko terpapar virus melalui kontak dengan pengirim paket atau pun dari barang yang baru saja kamu beli. Oleh karena itu, ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan selama pandemi COVID-19.


1.   Menghindari Kontak dengan Kurir

Untuk menghindari kontak secara langsung dengan kurir, kamu dapat memilih metode pembayaran selain COD. Selain itu, kamu dapat meminta kurir untuk meletakkan barang di depan pagar atau menyediakan kotak khusus untuk paket di depan rumah. Kamu dapat memberi tahu kurir supaya meletakkan barang di tempat tersebut untuk menghindari kontak langsung dengan kurir.

 

2.   Menyemprot Paket dengan Cairan Disinfektan

Setelah paket sudah kamu terima, hindari untuk memegangnya secara langsung. Kamu dapat memakai sarung tangan untuk mengambil paket tersebut. Kemudian, lakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan untuk membasmi virus yang ada. Jika tidak mempunyai cairan disinfektan, kamu dapat menggunakan cairan sabun sebagai alternatif. Setelah itu, kamu sebaiknya membuka paket tersebut di luar rumah dengan memakai sarung tangan. Hal itu sebagai salah satu cara mencegah terpapar virus supaya tidak sampai masuk ke rumah.

 

3.   Mencuci Tangan Usai Membuka Paket

Langkah terakhir yang perlu dilakukan ialah mencuci tangan usai membuka paket. Pasalnya, virus yang ada bisa saja berpindah melalui tangan ke benda lain. Cucilah tangan sesuai dengan panduan yang sudah ada, yakni dengan air mengalir selama 20 detik.

 

Berbelanja online saat ini memang menjadi alternatif terbaik selama pandemi. Selain bisa mengurangi kontak fisik dengan orang lain, kamu juga berkesempatan mendapatkan berbagai promo menarik yang ada. Yang terpenting adalah tetap bijak dalam membelanjakan uang, yakni dengan cara membeli barang seperlunya.


Posting Komentar untuk "Aktivitas Belanja Online Makin Meningkat Selama Pandemi COVID-19"