Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

5 Tips Mendidik Anak yang Hendak Menginjak Dewasa

 

5 Tips Mendidik Anak yang Hendak Menginjak Dewasa

    Sebagai orang tua, anak merupakan salah satu titipan yang harus dijaga dan dididik dengan baik. Biasanya usia dewasa untuk anak dimulai ketika anak berusia diatas 17 tahun dan pada masa inilah anak akan mengalami masa pubertas baik laki-laki maupun perempuan. Anak yang menuju dewasa juga cenderung masih labil atau emosinya belum stabil. Maka dari itu tugas orang tua membimbing dan mensupport apapun kegiatan anak apabila hal itu positif. Orang tua juga dapat membebaskan anak dalam mengekspresikan dirinya namun tetap dalam kontrol orang tua. Dengan kamu membebaskan anak dalam mengekspresikan dirinya, anak akan dapat belajar mengambil keputusan ketika dihadapkan dengan masalah dan anak pun anak menjadi mandiri. Nah ini tips gimana sih cara mendidik anak yang hendak menginjak dewasa yaitu :

  1. Ngobrol Secara Dua Arah

5 Tips Mendidik Anak yang Hendak Menginjak Dewasa
Thinkstock.com

Tips yang pertama yang dapat orang tua lakukan untuk mendidik anak yang hendak menginjak dewasa adalah dengan ngobrol secara dua arah kepada anak. Mengapa dua arah? karena kita sebagai orang tua tidak setiap hal selalu benar begitupula anak tentunya segala hal yang dilakukan anak juga belum tentu benar. Agar keduanya menemukan suatu jalan tengah dan keduanya saling mengerti satu sama lain maka dari itu sangat diperlukan mengobrol atau berbincang dengan dua arah.

    2.    Bersikap Seperti Teman Terhadap Anak

5 Tips Mendidik Anak yang Hendak Menginjak Dewasa

Tips selanjutnya yaitu jadikanlah atau bersikaplah orangtua sebagai layaknya teman terhadap anak. Biasanya anak yang mulai dewasa, mereka senang bermain dengan teman, tidak senang dirumah dan sering menghabiskan waktunya di luar bersama teman-temannya terkadang situasi seperti ini membuat peran orang tua akan berkurang. Maka dari itu jika orang tua tidak ingin kehilangan momen bersama anak maka cobalah menjadi seperti layaknya teman.

  1. Kenali Teman-Teman Anak

Tips selanjutnya yaitu orang tua harus mengenali siapa teman-teman anak kamu. Mengapa demikian ? Karena ketika orang tua mengetahui siapa saja teman anak tentu orang tua dapat mengontrol dan tetap menjaga anak dalam pergaulannya agar tidak salah dalam memilih teman. Jangan sampai anak salah pergaulan dan akhirnya terjebak dalam pergaulan yang bebas dan akan menimbulkan dampak yang negatif untuk kedepannya.

  1. Ajari Anak dengan Setiap Resiko 

Tips selanjutnya yaitu tips yang penting untuk kamu sebagai orangtua dalam mendidik anak yaitu ajari anak dengan setiap resiko. Mengapa penting?? Tentu saja, anak yang akan menginjak dewasa pasti anak dihadapkan dengan persoalan-persoalan. Jadi orang tua hanya dapat mendukung dari setiap keputusan yang diambil oleh anak agar mengambil keputusan yang terbaik. 

  1. Tetap Mengatur Anak

Ketika anak sudah mulai menuju dewasa bukan berarti orangtua tidak dapat mengatur seorang anak. Tentu saja tetap mengaturnya hanya saja cara mengaturnya sangat berbeda ketika anak masih kecil dengan anak sudah mulai dewasa. Orang tua juga jangan mengatur anak secara berlebihan karena akan mengakibatkan anak akan memberontak dan trauma. Untuk itu mengatur anak tentu saja memang perlu namun harus tetap berhati-hati karena anak yang menuju dewasa akan lebih sensitif.

     Nah itu dari 5 tips yang dapat orang tua dapat lakukan untuk mendidik anak yang hendak menuju dewasa. Karena anak yang menuju dewasa akan cenderung lebih sensitif dan masih labil maka orang tua tentu harus sigap dan lebih ekstra dalam membimbing dan menjaganya. 

Namun apabila anak remaja tersebut mempunya sifat yang keras kepala berikut ini adalah cara menanganinya

Cara Mendidik Anak Remaja yang Keras Kepala

Cara Mendidik Anak Remaja yang Keras Kepala


Berikut ini 5 cara yang bisa orang tua pakai supaya anak remaja mereka menjadi lebih patuh dan penurut.

1. Pakai Nada Tegas, Jangan Kasar

Perhatikan beda antara tegas dan kasar. Seringkali orang tua juga terbawa emosi, menjadikan nasihat yang mereka berikan kepada anak bukan tegas, melainkan justru jatuh kepada kata-kata kasar.

Contohnya: membentak, mencaci, bahkan main tangan.

Sikap dan nada kasar semacam itu justru akan membuat anak lebih binal dan sulit diatur. Ketegasan merupakan sikap yang tepat, dari sisi orang tua sendiri juga tidak boleh plin-plan. Harus tegas supaya mendapat citra wibawa atas anaknya.

2. Perhatian pada Hal Anak Sukai

Anak remaja sering mendapatkan hal baru, orang tua bisa mulai memperhatikan apa sih sebenarnya yang anaknya sukai. Dengan begini, anak akan merasa jauh lebih diperhatikan daripada sebelumnya, ini merupakan salah satu cara yang paling efektif!

3. Ceritakan Pengalaman Hidup

Selanjutnya, orang tua dapat menceritakan tentang pengalaman hidupnya. Mulai dari kisah masa muda, waktu bertemu ibunya, momen kelahiran si anak, dan lain sebagainya.

Tujuannya, supaya anak memiliki pandangan akan susah senang, manis pahit kehidupan.

4. Diskusi Terkait Rencana dan Risiko

Ketika mendapati anak melakukan kesalahan, jangan langsung memarahinya. Namun diskusikan terkait risiko dan dampak buruk yang timbul atas kesalahan tersebut.

Susun rencana bersama anak, libatkan mereka dalam urusan tentang kehidupan. Agar anak punya rasa tanggung jawab serta percaya diri.

5. Beri Hadiah dan Sanksi

Setelah semua anjuran dan larangan jelas serta tegas, jika anak remaja yang bandel dan keras kepala masih sengaja melakukan kesalahan. Sanksi merupakan salah satu cara supaya jera, sedangkan hadiah akan membuat mereka bahagia sewaktu melakukan hal yang benar.

Sekian beberapa cara mendidik anak remaja yang keras kepala, semoga membantu.


Posting Komentar untuk "5 Tips Mendidik Anak yang Hendak Menginjak Dewasa"